Cara Mengetahui Penyebab Hardisk Bunyi Klik

Mungkin hampir setiap pengguna komputer pernah mengalami harddisk pada komputer berbunyi "nge-klik" atau mungkin juga mengeluarkan suara seperti orang asma, kalau orang jawa menyebut-nya dengan istilah "mengi". hahahaaa... ada-ada saja istilahnya.
Dan kebetulan saya juga sering mengalami hal seperti ini, dimana komputer yang saya pakai untuk aktifitas sehari-hari ini kebetulan saya gunakan juga sebagai proxy server untuk usaha kecil warnet saya menjadi komputer all in one antara billing dan proxy server menggunakan HandyCache.
Kejadian harddisk berbunyi klik ini menyebabkan koneksi internet jadi tersendat-sendat. apalagi disaat komputer di sisi klien sedang digunakan oleh penyewa, maka akan bikin runyam.. jika dibiarkan akan membuat pelanggan kabur, karena akan mengira bahwa koneksi internet atau komputer di warnet saya tidak nyaman untuk digunakan.
sempat membuat pening kepala, bisa dikatakan sampah internet sudah terkumpul begitu banyak pada harddisk ini, jika sampai rusak maka harus menebus lagi yang baru di toko komputer. dan memulai lagi untuk mengumpulkan sampah internet dari awal. susah jadinya..

Kejadian seperti ini pasti juga akan merepotkan anda yang mempunyai komputer yang mana harddisk-nya digunakan untuk kepentingan publik, maksud-nya seperti data sharing dan sampai dalam kebutuhan seperti penyimpan cache proxy seperti yang saya sebutkan diatas.

penyebab hardisk berbunyi ngeklikHarddisk yang saya gunakan ini sebetulnya tidak mempunyai kapasitas yang besar, saya menggunakan dua harddisk merk Seagate SATA dengan kapasitas 250Giga, dan satu butir harddisk Maxtor 80Giga ATA untuk tempat sistem OSX. sedangkan untuk sistem Windows untuk kebutuhan warnet saya tempatkan di harddisk Seagate dengan partisi hanya 50Giga, dan sisa-nya untuk tempat cache proxy, sedangkan Seagate yang lain saya gunakan untuk menyimpan data saja.

Analisis

Jika kita dihadapkan pada kondisi seperti ini, ada beberapa hal yang perlu kita catat, bahwasanya untuk kelancaran dan kesehatan pada harddisk, setidak-nya ada beberapa point mendasar yang harus kita penuhi (secara teori) diantara-nya adalah :
  • PSU yang mumpuni
  • Kabel SATA
  • Kabel Power Sata
Point diatas merupakan kesimpulan yang bisa saya ambil pada setiap pengalaman yang sudah saya alami, dengan catatan kondisi harddisk memang benar-benar tidak mengalami kerusakan secara fisik.

PSU

Dan pada kondisi yang saya alami ini, saya melakukan cek pada sisi PSU, mungkin saja PSU sudah mengalami penurunan kinerja hingga daya yang dikeluarkan sudah tidak mencukupi.
Saya sebetulnya disini tidak menggunakan PSU yang berharga mahal, dan bukan pula menggunakan PSU bawaan case komputer, karena memang saya tidak pernah hoki menggunakan PSU bawaan case, jadi saya membeli PSU yang embel-embel-nya PURE buatan luar negeri. saya membeli PSU dalam kondisi bekas.
Dan untuk membuktikan benar-tidak-nya yang menjadi masalah adalah PSU, maka PSU ini saya coba di komputer intel core i7 milik teman saya yang menggunakan harddisk 1TB dan kebetulan juga terpasang vga yang menggunakan power tambahan. setelah saya coba sampai beberapa jam untuk beraktifitas, saya tidak menemukan kendala berarti. jadi saya anggap PSU build up ecek-ecek kepunyaan saya ini bisa dikatakan safety. akhirnya PSU saya pasang kembali ke komputer saya sendiri.

Kabel SATA

Dan setelah pengecekan pada PSU saya yakini aman, maka saya beralih ke pengecekan kabel sata yang menghubungkan antara harddisk yang bermasalah ke mainboard.
saya sebetulnya tidak begitu yakin pada pengecekan kabel, akan tetapi pengecekan pada sisi ini juga merupakan point penting juga. justru setelah saya lakukan pengecekan pada kabel sata ini hasilnya cukup memuaskan. akhirnya sampai sekarang harddisk saya sudah tidak mengeluarkan bunyi "klik" lagi.
Untuk pengecekan kabel sata, pertama kali coba pindah slot kabel sata ke slot yang lain, dengan catatan jika slot sata di mainboard anda terdapat satu atau dua bahkan lebih. jika ada yang kosong, coba pindahkan ke slot sata yang kosong atau mungkin anda coba-coba menukar slot ke slot yang sudah digunakan oleh harddisk yang lain, jika permasalahan masih belum terselesaikan, ganti kabel power sata anda dengan yang baru dan tentunya tidak longgar agar pemasangannya bisa benar-benar presisi.
Pada kasus ini, saya sering mengalami kejadian pada komputer milik teman atau orang lain yang mengalami gagal boot, bunyi klik pada disk disebabkan oleh kabel sata. bahkan saya sempat menemui kejadian pada komputer teman yang menggunakan spesifikasi monster, dengan PSU ber-merk dengan harga jutaan rupiah juga mengalami hal serupa, harddisk gagal booting ke OS, dan hingga mengeluarkan bunyi "kliking" satu hal yang aneh jika memang kondisi harddisk tidak mengalami kerusakan fisik & menggunakan PSU powerfull pun masih saja mendapat masalah. dan ternyata kabel sata ini yang menjadi penyebab-nya.

Kabel Power Sata

Kabel Sata terkadang juga menjadi penyebab harddisk menjadi bermasalah. terlebih lagi jika anda menggunakan jenis kabel power sata konverter seperti gambar dibawah ini :
penyebab harddisk berbunyi klik
Sampai saat ini saya belum bisa mendapatkan point penyebab kenapa kabel power sata konverter bisa menyebabkan harddisk mengalami gangguan. akan tetapi ada beberapa point mendasar yang perlu kita ketahui sebelum membeli dan menggunakan kabel power sata konverter diatas diantara-nya yaitu
  • Pastikan Pin logam yang berada didalam slot power konverter tidak ber-goyang-goyang, dan hindari untuk menggunakan power sata konverter ini jika pin logam tersebut sudah mengalami kocak dan bahkan keluar dari penjepit-nya.
  • Kualitas kabel penghubung pada slot sata power konverter. saya selalu memilih kabel power sata konverter ini yang sifatnya lebih kaku dan kokoh(umumnya kabel ini lebih besar diameternya). jangan membeli atau menggunakan slot power sata konverter yang kabel-nya lentur/lemas dan terkesan tidak kokoh. tips ini bisa anda terapkan juga disaat anda akan membeli PSU, selain melihat pada bobot PSU yang berat, kabel pun juga perlu diperhatikan (ini penilaian berdasarkan sisi fisik). dan tidak jarang, saya menemukan kejadian harddisk bermasalah hanya karena kabel power menggunakan power sata konverter yang mengalami seperti yang sudah saya tulis diatas, entah itu pin logam tidak kokoh dan ber goyang,kabel power kecil/lemas dan terkadang slot power sata juga mengalami kerenggangan disaat di tancapkan ke slot power pada harddisk.
Jika dengan melakukan analisa pada point-point yang saya sebutkan diatas belum mampu menyelesaikan masalah, anda bisa melakukan check kondisi harddisk menggunakan aplikasi semacam HD Sentinel, yang mana aplikasi ini mampu mendeteksi kerusakan secara fisik maupun kerusakan secara logical.
namun jika anda tidak menemukan indikasi permasalahan kerusakan pada harddisk, anda saya sarankan untuk mengulangi proses pada langkah-langkah analisa diatas dengan lebih cermat lagi. dan yang perlu anda teliti lagi berapa jumlah harddisk yang anda pasang, berapa slot usb yang selalu terhubung dengan perangkat keras anda seperti printer dan yang lain..? dan pastikan PSU anda sudah benar-benar mumpuni, dan jika anda menggunakan PSU bawaan case, segera copot dan belilah PSU yang lebih bagus lagi, meskipun itu bekas setidaknya ada jaminan bahwa daya yang dikeluarkan untuk kebutuhan perangkat keras komputer tercukupi.

Dengan memenuhi standar diatas, setidaknya kerusakan pada harddisk bisa kita minimalisir lagi. dan itu salah satu syarat penting selain rutinitas maintenance harddisk seperti check disk menggunakan fitur chkdsk jika anda menggunakan sistem operasi windows yang pengaplikasian-nya lebih cenderung ke software.
Sehingga jika anda sudah mencukupi syarat-syarat diatas, maka anda akan terhindar dari gangguan pada harddisk seperti mengeluarkan bunyi klik atau bahkan asma, gagal booting bahkan membuat komputer menjadi lemot hanya karena tidak powerfull-nya PSU yang kita gunakan.

Dan dengan sedikit pengetahuan diatas, semoga anda yang sedang mengalami hal yang sedang saya alami beberapa waktu yang lalu, bisa anda jadikan solusi alternative untuk meng-hemat budget. dan anda bisa menghindari pembelian harddisk baru. banyak orang mengira harddisk-nya sudah rusak dan akhirnya membeli harddisk baru kembali. sedangkan harddisk yang rusak ditinggal di tempat saya, setelah saya coba, ternyata harddisk tidak mengalami gangguan. dan lucu-nya harddisk yang sudah dianggap rusak sudah diberikan kepada saya, yang untung akhirnya saya loh.. heheheheee...
Kejadian ini pernah sekali dua kali saya alami, karena pemilik komputer langsung menuduh harddisk-nya bermasalah, maka harddisk tersebut diberikan kepada saya untuk saya cek. entah karena alasan lebih duit atau terburu-buru dengan pekerjaan, akhirnya dengan rela membeli harddisk yang baru. nah tuuuh.. kan eman duit yang sudah dikeluarkan. apalagi saat ini perangkat komputer harga-nya juga naik, duit yang harus-nya bisa ditabung malah digunakan untuk membeli harddisk baru yang sebetulnya itu tidak perlu dilakukan.

Jadi harapan saya dengan artikel ini, saya hanya ingin membagi sedikit apa yang sudah saya alami agar bisa anda terapkan dan bisa lebih cermat sebelum memutuskan untuk membeli perangkat keras yang baru.
akhir kata saya ucapkan terima kasih jika anda sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel saya yang mungkin panjang dan ber-tele-tele ini.

Selamat menganalisa.

2 comments